Monday, March 5, 2012

Ini dia,mereka yang berkontribusi besar untuk Olahraga Indonesia

Sabtu, 3 Maret yang lalu Ajang Olahraga Indonesia 2011 itupun digelar.Acara itu diadakan di FX lifestyle X’nter ,Jakarta dan bertepatan dengan hari ulang tahun Tabloid Bola yang ke – 28. Selain acara penghargaan bagi para atlet, acara ini juga diramaikan oleh peserta dari ajang Fotografi maupun ajang Blogging yang juga diadakan oleh Tabloid Bola.

Penghargaan ini diambil dengan cara voting polling yang terdapat di homepage AORI. Dilansir dari Bolanews.com. berikut merupakan hasil pemenang dari kategori yang dilombakan:

Pelatih Terbaik : Albert C.Sutanto (pelatih renang putra Indonesia)
Tim Terbaik : Tim renang putra estafet 4x 100 meter gaya ganti.
Atlit Favorit : Andik vermansyah
Pembina terbaik : Alex Noerdin, gubernur Sumatera Selatan dan Hendardji Soepandji, ketua umum PB Forki
Lifetime Achievement Award : Agum Gumelar, mantan ketua umum PSSI dan ketua umum KONI.
Atlit Putra terbaik : I Gede Siman Sudartawa , atlet yang memperoleh empat medali emas di SEA Games 2011 lalu (nomor 50, 100, 200 meter gaya punggung dan estafet 4 x 100 meter gaya ganti)
Atlit Putri terbaik : Triyaningsih , peraih tiga medali emas (nomor lari 5000 meter, 10000 meter, dan maraton).
tim terbaik : tim renang putra estafet 4x 100 meter gaya ganti.
Badan Usaha peduli Olahraga: PT. Bukit Asam 
Atlit Harapan :I Gede Siman Sudartawa

Saya senang karena beberapa atlit yang memiliki kontribusi besar untuk kejayaan Indonesia mendapatkan apresiasi. Terlebih lagi dengan Atlit favorit saya yang juga memenangi kategori Atlit Favorit di  AORI kemarin, Andik vermansyah.
Siapa yang tak kenal dengan Andik, namanya kian melambung seiring dengan permainan cemerlangnya saat perhelatan Sea Games kemarin.
Umurnya baru 20 tahun, andik bermain dengan impresif di setiap pertandingan yang ia lakoni. Bermain di posisi Gelandang, pemain yang mempunyai tinggi di bawah rata rata ini turut berkontribusi besar dalam timnya. Hingga saat ini Andik bermain untuk klub Persebaya.

Dikutip dari Wikipedia, Andik pun memiliki sederet prestasi, antara lain:
Prestasi

2011 Perak SEA Games 2011

2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)

2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)

2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)

2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)

Sedangkan penghargaan atlit Putri terbaik, disabet dengan jagoan saya, Triyaningsih. Atlit lari di Sea Games kemarin.

Selain dipandu oleh Vincent Trompies dan Dona Agnesia ,Acara ini juga di semarakkan dengan kehadiran komunitas-komunitas suporter sepak bola di Indonesia dan acara "meet and greet" dengan beberapa atlet ternama Indonesia seperti Denny Sumargo, Susy Susanti, Risa Suseanty, dan Ramdhani Lestaluhu.

Jujur saja saya hanya mengikuti acara dengan Twitter melalui Hashtags #AORI2011, dikarenakan saya yang tanggal 5 maret akan menghadapi ujian tengah semester. Kalau saja tidak bentrok saya pasti akan datang ke acara itu ! 


"Acara seperti ini harus terus disosialisasikan. Rata-rata para atlet ingin datang, tapi mereka tidak tahu bagaimana caranya," ucap Denny, dikutip dari Bolanews.com

"Selain itu, saya harap AORI selanjutnya bisa berlangsung lebih megah agar semua olah ragawan bangga saat berjalan ke sini. Misalnya dipakaikan karpet merah atau lainnya,"

Wah bener banget tuh! Karpet merah! Jarang jarang kan Atlit bisa berlenggok di acara dengan karpet merah, biasanya kan hanya di lapangan saja. Saya juga sependapat dengan Om Denny, acara AORI juga harus disosialisasikan dengan gencar, saya yakin pasti banyak atlit yang datang.

Masih dari sumber yang sama, Bolanews.com "Yang pasti saya senang dan bangga. BOLA adalah tabloid yang memberi penghargaan pada atlet secara berkesinambungan," ucap Susy saat menghadiri   AORI 2012 di FX Lifestyle X'nter, Jakarta, Sabtu (3/3).

"Saya pribadi mengucapkan terimakasih atas acara rutin ini. BOLA sendiri adalah tabloid yang sangat dekat dengan atlet," sambungnya.

ini nih yang namanya I gede siman sudartawa, peraih nominasi atlit terbaik putra
wow, saya hampir tak percaya kalau ia ternyata lahir beda setahu dengan saya, kalau saya lahir tahun 95', dia lahir tahun 94'. sungguh pencapaian yang luar biasa!!
dikutip dari Tribunew, Pelajar SMA ini menjadi peraih bonus terbesar di antara seluruh atlet Indonesia di SEA Games. Ia merupakan satu-satunya atlet yang menyumbangkan empat medali emas.

Ia menjadi orang kaya baru setelah mendapat bonus Rp 800 juta dari Pemerintah Republik Indonesia. Bonus dibagikan di Gedung KONI Pusat, Jakarta, Kamis (24/11/2011).

Ia mengisyaratkan tak memakai bonusnya untuk membeli barang-barang mewah. Tapi membantu keperluan orangtuanya serta biaya pendidikan dan renang. "Pertama saya akan kasih ke orangtua untuk merenovasi rumah di Bali. Sisanya untuk biaya pendidikan, latihan, buat beli vitamin dan peralatan renang untuk meningkatkan kualiats renang saya," ungkap Siman, yang bersiap menyelesaikan pendidikan SMA yang ditekuni lewat homeschooling.

ini dia perkataan sewaktu acara AORI kemarin, dilansir dari Bolanews.com
"Saya bangga karena terpilih sebagai atlet putra terbaik di AORI 2011 yang diselenggarakn BOLA," kata atlet yang kini tengah mempersiapkan diri untuk berkiprah di Olimpiade 2012.

Siman juga berharap ajang-ajang seperti ini akan terus dihelat agar seluruh masyarakat tanah air mengenal dengan baik atlat-atlet yang telah mengharumkan nama bangsa.

"Bagus, dengan adanya acara seperti ini masyarakat jadi bisa mengetahui bahwa di Indonesia banyak atlet yanng berprestasi. Saya berharap acara seperti ini akan terus diadakan," sambungnya.

wah kalau gitu selamat berjuang ya buat Olimpiade, dapetin emas yang banyak, juga pastinya mengharumkan nama Indonesia

Terima kasih untuk Tabloid Bola yang telah mengadakan acara  AORI yang keren banget! terima kasih juga untuk para atlit yang berjuang di kancah Internasional! terima kasih!!

semangat Olahraga Indonesia!!



Anugerah Olahraga Indonesia
klik gambar dibawah untuk tahu Informasi Olahraga yang uptodate!
Sports News Portal


Saturday, March 3, 2012

AORI, Apresiasi untuk mereka di bidang Olahrga.

AORI atau Ajang Olahraga Indonesia. Seperti yang dilansir di homepage AORI , ajang ini digelar Tabloid BOLA setiap tahun sejak 1989. Penghargaan diberikan pada sosok yang berprestasi dan berkarya pada tahun sebelumnya. dinamakan AORI  2011 karena mengacu pada tahun sebelumnya, tapi dilaksanakan pada 2012.

Dahulunya bernama Anugrah Atlet Indonesia, setelah akhirnya kini di beri Nama . Di namakan AORI  karena Tabloid Bola tak hanya memberikan penghargaan kepada atlet, tapi juga para pelatih maupun pembina.

Penghargaan kali ini terdiri dari 5 kategori, yakni Atlet Putra Terbaik, Atlet Putri Terbaik,Tim Terbaik Pelatih Terbaik,atlet Favorit. Tentu saja mereka yang termasuk dalam kategori tersebut mempunyai andil besar dalam dunia Olahraga di negeri ini.


Suatu perhelatan yang menjadi kehormatan besar untuk mereka yang namanya termasuk dalam kategori diatas tadi. Ajang ini sangat bagus untuk kemajuan Olahraga di negeri ini, karena prestasi para atlet kita mendapatkan apresiasi dari segenap rakyat Indonesia yang menyumbangkan pilihannya lewat polling.
Tentu saja mereka yang termasuk dalam kategori akan berusaha lebih baik lagi untuk kedepannya. mereka juga merupakan pahlawan Indonesia di kancah internasional, yang terkadang bertarung jauh dari negara. Mereka bekerja keras memenangkan tiap pertandingan demi mengangkat nama besar Indonesia. Peraduan heroik mereka telah sukses mengantarkan Indonesia sebagai juara umum di Sea games kemarin.

Triyaningsih, nama masuk ke dalam 2 kategori yaitu Atlet Putri terbaik dan Atlet favorit. Sementara pelatihnya ,Alwi Mugiyanto masuk ke dalam nominasi pelatih Terbaik. Triyaningsih sukses menyumbangkan 3 emas dan 1 perunggu dalam perhelatan Sea Games kemarin. Dilansir dari AntaraNews, Triyaningsih sendiri memiliki tinggi 146 cm dan berat badan yang tak lebih dari 37 kilogram, namun saat berlari ia melesat seperti angin.




Sebelum bertanding, kondisi Triyaningsih sebetulnya tak betul-betul prima. Triyaningsih mengaku kakinya melepuh, namun gadis mungil kelahiran Semarang, 15 Mei 1987 itu tetap nekat bertanding. Ia bahkan sempat merahasiakan sakitnya, karena jika ketahuan, Triyaningsih takut tak diperbolehkan bertanding.

 "Jangan bilang-bilang kakiku sakit, nanti tidak boleh tanding. Boleh disiarkan tapi setelah aku tanding," kata Triyaningsing, yang meminta wawancaranya "diembargo" hingga nomor maraton usai di pertandingkan.

 Akibat kenekatannya, seusai lomba, Triyaningsih langsung dibawa ambulans dengan kaki kanan terbalut perban. Bahkan saat pengalungan medali dilakukan, terpaksa ia diwakili rekannya sesama pelari nasional, Rini Budiarti.

Sungguh sebuah pengorbanan yang patut untuk di apresiasikan,tak mengherankan nama Triyaningsih termasuk ke dalam 2 kategori yang ada diadakan oleh AORI  Akan tetapi, saya menemukan sebuah artikel yang begitu memilukan, keadaan yang sangat kontras dengan keadaan Triyaningsih.

 Di kutip dengan sumber yang sama, Antaranews. Namanya Muhammad Nur, Pria kelahiran Jayapura itu pernah berjaya saat mengharumkan negara ketika menjuarai nomor tim pursuit putra di Chiang Mai pada SEA Games 1995 dan kemudian mempertahankannya di Jakarta dua tahun kemudian. Hingga kini ia mendiami satu ruma petak di gang kecil Pulo Gadung, Jakarta timur.

Tidak ada perabotan sama sekali di kontrakan yang luasnya tidak lebih dari 16 meter persegi itu. Tamu yang datang terpaksa duduk di lantai di ruang depan yang juga sekaligus menjadi kamar tidur anak-anaknya. Didampingi istrinya, Muhammad Nur kemudian menceritakan bahwa sejak 2003, ia bekerja sebagai buruh panggul di sebuah pasar daging di kawasan Pulo Gadung untuk menghidupi keluarganya.

Muhamamad Nur pernah dipercaya sebagai pelatih, yaitu saat menangani tim DI Yogya ketika menghadapi PON 2000 di Jawa Timur. Tapi ia kemudian tidak menekuni profesi tersebut lebih jauh karena tidak yakin bahwa profesi tersebut benar-benar akan memberikan jaminan masa depan karena tidak ada penghasilan tetap.

Muhammad sebenarnya menekuni profesi sebagai atlet balap sepeda dalam waktu yang cukup singkat, yaitu antara 1993 sampai 1997 dan memutuskan pensiun saat masih berusia 25 tahun, usia emas seorang atlet.


"Saya merasa usaha keras saya hanya akan sia-sia dan dalam kenyataannya saya tidak mendapatkan apa-apa. Lebih baik saya mundur saja mencari pekerjaan lain meski akhirnya saya harus menjadi kuli kasar seperti ini," kata Muhammad Nur sambil memperlihatkan piagam-piagam yang pernah diterimanya saat menjadi atlet berprestasi.

Saya benar benar tersentuh mengetahui artikel itu, perasaan miris sekaligus takjub pun bercampur aduk. Saya sungguh kecewa dengan kurangnya perhatian pemerintah dengan prestasi yang diraih oleh atlet. Terkadang saya berpikir ini sama saja dengan kata “abis manis,sepah dibuang” . nama mereka kian diteriakkan saat perlombaan, akan tetapi saat selesai perlombaan nama mereka pun seperti hilang ditelan bumi, tak ada kabar sama sekali. Hal yang tak jauh berbeda juga di alami oleh senior Muhammad Nur, Soeharto namanya. Berasal dari Surabaya, juara SEA Games 1979 di Malaysia untuk nomor "team time trial" yang sekarang menyambung hidup sebagai tukang becak.

 Namun Suharto sedikit lebih beruntung karena beberapa waktu lalu mendapat bantuan rumah dari Kantor Pemuda dan Olahraga yang secara simbolis diserahkan Wakil Presiden Boediono saat peringatan Hari Olahraga Nasional pada 9 September lalu di Jakarta.

Saya rasa masih banyak kisah kisah memilukan yang dialami atlet seperti Muhammad Nur yang tidak kita ketahui. Saya benar benar berterima kasih untuk Tabloid Bola yang telah mengadakan acara AORI  ini. sebuah perhelatan yang benar benar ditujukan oleh orang orang yeng berkontribusi tinggi di bidang olahraga. Acara penghargaan olahraga juga tidak kalah penting disamping banyaknya penghargaan untuk perfilman, musik, ataupun program televisi yang ada di Indonesia.

Akan tetapi menurut saya 5 kategori yang diadakan belum mencakup keseluruhan yang ada. Masih banyak lagi kategori yang dapat dilombakan, yakni seperti Kategori kategori Wasit terbaik, jurnalist(reporter) olahraga terbaik, maupun managemen terbaik.


Wasit terbaik.
Wasit merupakan orang yang cukup memiliki andil di setiap keputusaanya dalam memimpin sebuah pertandingan. Salah mengambil keputusan bisa bisa justru berakibat fatal. Ketegasan wasit dalam menjunjung tinggi peraturan yang ada patut diperhitungkan. Wasit yang bagus juga tegas dalam memberi sanksi kepada para pemain yang melanggar tanpa pandang bulu. Wasit seperti ini sangatlah patut diapresiasikan, mereka memimpin pertandingan yang berkualitas.

Jurnalis ataupun reporter terbaik.
Perkembangan olahraga di negeri kita pun juga tidak pernah lepas dengan kehadrian para jurnalis ataupu reporter yang setia memberikan informasi tiap waktunya. Olahraga yang kurang diperbincangkan seperti Tenis, Anggar, renang,atletik, sepeda roda, dll. Merek adalah orang yang dengan setia menyebarkan informasi tentang olahraga dimanapun dan kapanpun.

Orang yang saya maksud juga bukanlah orang yang secara resmi terdaftar dalam reporter ataupun jurnalist di salah satu media tertentu. Akan tetapi mereka yang mencintai olahraga dan bertekad untuk memajukan olahraga negeri kita ini. selalu mendukung kegiatan olahraga, dan berkontribusi penuh terutama dalam pencapaian informasi. Mereka tidak menginginkan sebuah ketenaran nama, tapi mereka meninginkan sebuah kemajuan olahraga yang diikiutinya. Sangat pantas untuk si apresiasikan.

Manajemen terbaik.

Olahraga yang bagus yang tidak dibarengi oleh Manajemen yang bagus juga tidak akan menghasilkan dampak yang bagus. Talenta emas yang dilatih pun tidak akan bersinar semestinya. Suatu hal yang harus di perhatikan yakni berkaitan dengan Pelatihan (waktu, tempat,pelatih, kedisiplinan) maupun dengan hal sponsor atau dana (biaya peralatan, asuransi,dll) . kedua hal tersebut merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan olahraga , oleh sebab itu bidang Manajemen juga harus diapresiasikan.

Ayo semangat Olahraga Indonesia!!

yuk kunjungi portal Tabloid Bola untuk mengetahui informasi yang up to date, klik gambar di bawah ini ya

Sports News Portal

klik gambar di bawa ini untuk mengikuti polling AORI 2011,
 Anugerah Olahraga Indonesia


Thursday, March 1, 2012

Apa Kabar Olahraga Indonesiaku ?

Pagi kamis yang mendung. Saya pun menonton berita di televisi sembari sarapan sebelum berangkat sekolah. Saya sampai ternganga beberapa saat begitu mengetahui Indonesia kalah dari Bahrain dengan skor yang tajam sekali. 10-0. Dengan kata lain Indonesia sama sekali tidak mencetak gol di pertandingan itu. saya jadi miris. hal itu tentu saja menjad topik pembicaraan orang banyak, kekalahan terbesar dalam sejarah. Sesampainya di kelas saya, teman teman pun heboh membicarakan tentang pertandingan tadi malam. Jujur saja, saya tidak menonton karena harus mengerjakan tugas ekonomi. Jadi ya, saya hanya mendengar beberapa kejadian dari mereka.
“gue tahu Bahrain bagus, kelas mereka emang diatas kita. Tapi jangan pasrah gitu kek ya, ampe 10-0 kita di kalahin” ujar Linda, teman sebagku saya. Saya pun hanya menyimak.

“wah, tadinya malah gue kira 11-0 tuh Din, bener bener parah.” Begitu mendengar perkataan teman saya, pikiran saya langsung membayangkan para bek dari tim Indonesia. Bagaimana mereka bermain? Gidik dalam hati saya.

peer lagi nih buat PSSI, lagian ngapain sih pemain liga ini gak boleh ikutan timnas, pemain liga anu gak boleh ikutan timnas. Maksudnya apaan coba? Timnas-nya lagi jadi korban”

Wah iya juga nih. Lagian sekarang saya kalo nonton bola Indonesia jadi bingung, kebanyakan liga. Pergantian ketua umum PSSI saya rasa sama sekali tidak efektif , sampai saat ini masalah terus berdatangan silih berganti . dari mulai pemecatan Pelatih Timnas, Alfred Riedl, perselisihan antara LPI dan ISL, peraturan pemain Timnas harus berasal Liga ‘X’ lah (masa mau bela Indonesia asal liga bermain pake dipermasalahin) , kemunduran Rahmad Darmawan, yah masih banyak yang lain.
 karena ga nonton pertandingannya, saya pun nyari sendiri videonya di youtube 

Banyak hal yang harus dibenahi oleh kubu PSSI. Tentang kekalahan Indonesia dari Bahrain tadi malam, aduh saya No Comment deh siapa yang harus dimintai pertanggung jawabannya. Karena saya juga tidak menonton pertandingan itu. satu yang pasti yang diinginkan semua rakyat indonesia, PSSI dapat bekerja lebih baik lagi.

Beralih ke basket.
 Ada berita yang sangat menggembirakan sekali, yakni tentang kehadiran WNBL(Women’s national basketball league) Yippi ini adalah nama Liga basket putri tertinggi di Indonesia. Diresmikan belum lama ini, terdiri dari 5 club, Tomang Sakti Mighty Bees Jakarta, Surabaya Fever, Sritex Dragons Solo, Sahabat Semarang, dan Rajawali-Tunas Mojang Jawa Barat. Seri perdana nya bebarengan seri NBL ke 5 di Surabaya nanti. Saya yang selama ini mengikuti perkembangan NBL (National Basketball league) jadi hebring sendiri. Kalau di NBL pemain favorit saya Xaverius Prawiro dari Dell aspac, kalau WNBL siapa ya? Pikir saya menerawang. Hehe.

Selesai Seri NBL ke-4 di bali kemarin tanggal 26 Februari, NBL kembali akan melanjutkan seri ke-5 nya di Surabaya mulai tanggal 10 Maret nanti . saya sendiri sudah tidak sabar dengan seri Jakarta 31 Maret nanti di Senayan  . sampai saya menulis post ini, klasemen sementara NBL dipimpim juara bertahan Satria Muda britama, dan disusul oleh Dell aspac dimana kedua club tersebut berasal dari Jakarta.

ABL (asean basketball league) liga basket se-Asean ini terdiri dari 8 Tim. Sampai saat ini, Indonesian Warriors, sebutan Tim dari Indonesia berada pada urutan ke-4 dengan perolehan 8 poin, beda selisih 6 angka dengan Air Asia Philippine Patriots yang berada urutan paling atas klasemen . ya, Philipina termasuk tim basket yang hebat di Asean, pada Sea Games kemarin mereka sukses meraih medali Emas.




Em... namun saya sedikit kecewa dengan sedikitnya frekuensi siaran langsung pertandingan basket di televisi nasional kita. Padahal NBL adalah suatu liga yang menarik dan merupakan ajang tertinggi di negara ini. kebanyakan televisi nasional lebih memilih untuk menayangkan pertandingan sepakbola. Saya tahu sepakbola kita ini sedang mengalami perkembangan, club baru pun mulai bermunculan dari segala penjuru daerah. Tapi perkembangan Basket kita juga tak kalah menarik, selalu saja ada pertandingan yang memberikan kejutan, aksi slam dunk dari para pemain, perseteruan antar club bebuyutan,dan banyak hal lainnya.

Saya mengimpikan, suatu saat nanti ada televisi nasional yang memiliki basis Olahraga. Dimana di televisi tersebut menyiarkan berbagai macam Olahraga,bukan hanya Sepakbola dan bulu tangkis tapi semua olahraga yang ada di Indonesia ini. kalau hanya Sepakbola dan bulutangkis saja yang di ekspos keberadaannya, bagaimana Olahraga lainnya yang ingin maju?

Saya belum pernah menonton pertandingan renang ataupun loncat Indah di televisi nasional, kecuali pada saat Sea games. Dan saya juga belum pernah menonton pertandingan beladiri macam taekwondo,silat,kempo, karate di televisi nasional, lagi lagi kecuali saat sea games. Untuk kemajuan Olahraga negara kita, peran Televisi tentu saja sangat berperan, justru merupakan media yang vital bagi perkembangan olahraga kita ini.
Kenyataan pun berbanding terbalik dengan semestinya. Televisi nasional sekarang ini lebih benyak menayangkan sinetron, dan di perparah lagi dengan jam tayang yang kurang tepat. Saya rasa pukul 18.00 sampai dengan pukul 21.00 adalah waktu yang cocok untuk acara seperti berita maupun pertandingan olahraga. Akan tetapi, ya itu tadi yang saya bilang, jam tersebut cenderung di isi dengan tayangan sinetron yang cenderung memiliki pesan negatif terhadap penontonnya.

Saya sangat berharap kehadiran televisi nasional berbasis olahraga itu bisa terjadi suatu hari nanti  Amin. Menjadikan semua olahraga yang ada di Indonesia menjadi lebih maju, siapa yang memiliki andil besar dalam hal ini? tentu saja kita semua, semua rakyat indonesia. Bukan hanya Kemenpora, PSSI,PERBASI,apalagi Pemerintah. Tapi “KITA”, rakyat Indonesia. Kita semua adalah roda pergerakan Olahraga Indonesia menuju kancah dunia. Garuda Kita akan terbang tinggi mejelajah dunia!!! Mari kita bekerja sama, tanamkan jiwa pantang menyerah!

kehadiran Sponsor juga tak kalah penting bagi perkembangan Olahraga kita di Indonesia ini. olahraga yang saya bicarakan ini condong ditujukan untuk olahraga lainnya (kecuali Sepakbola) banyak cabang olahraga yang masih sangat membutuhkan bantuan dana untuk perkembangannya. dunia usaha juga tak kalah berperan besar dalam perkembangan olahraga. jangan sampai Olahraga kita mati hanya karena kekurangan dana. terlebih lagi ini perhatian untuk dunia usaha dalam negeri (lokal) untuk menangani hal ini, jangan sampai kegiatan olahraga kita ini justru dirajai oleh pihak asing. sekali lagi, saya mohon keterkaitan dunia usaha lokal untuk kesadarannya mengenai perkembangan olahraga kita.


Jangan tanyakan apa yang negara berikan kepadamu, tapi tanyakan apa yang kamu berikan kepada negaramu!- John F. Kennedy
Semangat Olahraga Indonesia!!!
 untuk lebih tahu informasi Olahraga yang paling baru langsung klik aja ya gambarnya :)
Sports News Portal 

Nah, untuk dukung atlet favorit kamu silahkan klik yang ini :)
 Anugerah Olahraga Indonesia