Bagaimana Olahraga Indonesia masa mendatang, tergantung sikap kita sekarang ini. bukankah begitu? Ini nih tabiat orang Indonesia kalau lagi nonton Olahraga. Apa lagi kalo ada Duel yang bener bener sarat Gengsi.
Yak, apalagi Kalo Indonesia sedang berhadapan dengan Malaysia. Tetangga Satu Rumpun. Saya masih ingat sekali bagaimana hiruk pikuk ketika kedua tim bertemu di ajang AFC. Persaingan diantara keduanya sangatlah sengit, terlebih lagi saat Final AFC. Semua juga pasti ingat dengan Final Sea Games 2011 kemarin kan? Lagi lagi dan lagi Indonesia berhadapan dengan Malaysia . kemenangan dramatis pun didapatkan oleh Malaysia, yup pertandingan yang harus di akhiri dengan adu penalti cukup menyita emosi dan perhatian masyarakat se-Indonesia. Berbagai kekecewaan pun di tumpahkan para penonton dengan cara yang macam macam. Paling dekat dengan saya, yaitu lewat social media “Twitter” .
tak sedikit orang yang mencemooh pemain Timnas, managemen-nya,dan lain lain. Yah semua orang juga tau yang paling sering di cemooh, Ya pemain Malaysia itu sendiri. Cemoohannya terkadang ada yang bersifat humor dan ada juga yang frontal. Yah, bagaimana lagi.. itulah Olahraga. Apapun bisa terjadi. Tapi, Overall.. Timnas Indonesia sudah menunjukkan permainan terbaiknya. Pasukan Garuda Muda kita bermain bagus kok! Two Thumbs up!
terkadang banyak orang yang tidak dapat mengatur emosinya saat tim kesayangannya dilanda kekalahan. Mereka cenderung mencibir para pemain ataupun pelatih. Banyak sekali kejadian yang terjadi terutama saat final sepakbola Indonesia dengan seteru abadinya Malaysia. Ya, tentu gambaran itu masih ada di benak kita semua. Bagaimana sebuah drama adu penalti yang sangat mendebarkan terjadi pada perhelatan yang panas itu.
ya, sebuah kekalahan yang dramatis harus diterima dengan lapang dada oleh kubu Garuda muda Indonesia. Sungguh menyita segenap emosi rakyat Indonesia. Kecewa, sedih, dan segala hiruk pikuk pun bercampur menjadi satu. Indonesia harus puas meraih medali Perak. Skor 4-5 menjadi takdir untuk Indonesia. Semua orang berkecamuk hatinya, terlebih lagi Emosinya. Ada suporter yang benar benar lapang dada untuk menerimanya, ada pula supporter yang tidak bisa menerima kenyataan dengan mencibir kinerja para pemain.
Ya Ampun! Masih saja ada orang yang berpikiran seperti itu. terkadang juga mereka melontarkan kata kata yang kasar dengan menyinggung para pemain. Saya yakin segenap pemain, pelatih maupun official juga merasa tertekan. Itulah sepakbola, apapun bisa terjadi. Sungguh kekalahan yang menusuk batin rakyat Indonesia, namun itu juga merupakan kekalahan yang begitu terhormat untuk Indonesia. Garuda muda benar benar mengeluarkan kemampuannya, mereka benar benar memperlihatkan tajinya.
untuk me- refresh ingatan anda ,kebetulan saya menemukan video saat adu penalti ini di youtube
Pernahkah anda mendengar perkataan seperti ini?
"Jika kalian tidak bisa mendukung kami saat kami kalah, jangan pernah bersorak ketika kami menang!"
Berikut tadi merupakan salah satu tweet dari Ferdinand Sinaga. Dia merupakan salah satu algojo yang gagal untuk mengeksekusi tendangan penalti. Saya yakin sekali kalau Ferdinand sangat meras tertekan dengan itu, belum lagi para supporter yang mencibir kinerja timnas, terlebih mencibir dirinya. Atlet tak hanya memperlukan fisik yang kuat, akan tetapi juga diperlukan mental yang kuat. Ferdinand pun memiliki keduanya. J dan untuk supporter, juga harus memiliki lapang dada dengan apa yang terjadi, mereka harus berjiwa besar, dan tentu saja sportif.
Cibiran juga tidak menimpa tim Indonesia. Ya, cibiran itu juga menimpa pada kubu Malaysia. Tidak mengherankan, akan tetapi sikap sportif harus dijunjung tinggi disini.
sportif, satu kata yang dibutuhkan semua orang. Semua orang, bukan atlet aja loh ya . Sportif, suatu kata yang mewakili keadilan,kejujuran, menghargai, dan juga berjiwa besar. Iya gak? Semua orang pasti butuh sikap ini.
saya pernah merasakan ke-tidak sportif an penonton sewaktu saya menonton langsung pertandingan basket Indonesia Vs Thailand Sea Games lalu. Dari pertama mulai sampai game quarter ke-3 saya sangat optimis Indonesia akan Menang. Indonesia terus leading point. Sampai pada quarter ke-4 thailand pun bangkit dan bermain impresif. Dan akhirnya... sebuah kenyataan yanng benar benar sulit untuk saya percaya, Indonesia kalah dengan Point 65-62. Tipis? Banget. Ngenes?iya. stadion yang berlokasi di dalam Mahaka Square itu menjadi riuh sekali. “gillllaaaa...bener bener gilaaaa” jerit hati kecil saya. Tim Thailand terlihat saling berpelukan (yaiyalah!) . hal yang sangat kontras di alami dengan Tim Indonesia, semua pemain, staff, dan managemen + penonton juga menunjukkan kekecewaannya. Mereka sulit untuk menerima kenyataan Indonesia gagal melaju ke final untuk bertemu Philipina.
Keriuhan stadion begitu memuncak saat salah satu orang dari tribun saya melemparkan balon tepuk (itu loh balon panjang yang biasanya dipakai supporter) ke arah lapangan. Pstttt... semua pandangan pun mengarah ke tribun saya. Tak lama kemudian, aksi supporter pun semakin menjadi jadi. Satu persatu pun barang barang seperti botol, plastik,balon mulai memasuki lapangan. Segenap tim Thailand pun diamankan. Sungguh prilaku yang benar benar memalukan. Saya sendiri jadi miris. Aksi ketidak-sportif an supporter pun tidak hanya berlangsung di stadion. Lagi lagi Twitter sebagai pelampiasannya. Beberapa user pun mengkritik penampilan pemain, bahkan tidak segan segan me- mention akun pemain timnas. Ckckck, hal ini tentu saja membuat para pemain gusar, dan kecewa dengan sikap supporter. Karena bagaimana pun mereka sudah bekerja keras dan menunjukkan aksi terbaiknya. Tapi ya itu tadi,di Olahraga apa pun bisa terjadi. sekali lagi,sportif sangat di jujung tinggi disini.
Sebuah kekalahan sama sekali tidak mengurangi rasa fanatik mereka pada para pemain, sehabis penonton membubarkan diri dari stadion mereka segera bergerak ke tempat pergantian baju para pemain. Mereka rela menunggu walaupun malam semakin larut, ya mereka menunggu untuk foto bersama dengan para pemain. Akan tetapi sampai 15 menit berlalu para Timnas masih enggan untuk keluar. Mereka masih tertekan dengan kekalahan yang begitu tipis di dalam sana. Segala macam perasaan saling beradu menyelimuti para supporter, termasuk saya. Sulit bagi saya menerima kekalahan dengan selisih poin 3 angka.
berikut merupakan video review pertandingan basket Putra Indonesia Vs Thailand Sea Games 2012 yang saya temukan di youtube .
Hal seperti itu tadi tidak hanya di Basket saja, itu terjadi di semua jenis olahraga. Jika kita mampu mengendalikan sikap yang baik dari sekarang, tentu saja akan mendatangkan kebaikan di masa mendatang. Siapa yang ingin sukses, tentu saja Sportif menjadi salah satu kuncinya. Seperti yang tadi saya bilang, bukan hanya Olahraga yang membutuhkan sikap sportif, akan tetapi kehidupan sehari hari kita. Tunjukkan kalau Indonesia ini negara yang sportif, tunjukkan kalau Olaharaga kita ini bagus. Dengan apa? Semua Harus Sportif!
Yuk kita mulai sikap sportif dari hal kecil sehari hari. Apa yang kita tanam akan selalu tumbuh seiring waktu, lalu berbuah menjadi “something” yang sangat bermanfaat!
Ayo semangat Olahraga Indonesia!!!

